rsudgemolong.com – Inovasi pelayanan kesehatan asal Kabupaten Sragen kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. RSUD dr. Soeratno Gemolong berhasil meloloskan dua karya ilmiah berbasis inovasi HEBAT (Homecare, Telemedicine, dan Sahabat Antar Obat) untuk dipresentasikan dalam ajang bergengsi The First Asia Pacific Hospital at Home Congress (APHAH) 2026 yang digelar di Taipei, Taiwan.
Pencapaian ini menempatkan rumah sakit daerah tersebut bersanding dengan berbagai institusi kesehatan besar dari seluruh dunia dalam diskursus transformasi layanan kesehatan berbasis rumah.
Dua Fokus Utama di Level Global
RSUD dr. Soeratno Gemolong akan memaparkan efektivitas inovasi HEBAT melalui dua kategori presentasi:
- Oral Presentation: Membedah desain pembiayaan Hospital-at-Home dalam sistem kesehatan terdesentralisasi. Materi ini menjadi krusial dalam menunjukkan bagaimana layanan medis rumah sakit dapat diakses secara finansial di tingkat daerah.
- Poster Presentation: Menampilkan keberhasilan model HEBAT dalam menurunkan angka rawat inap ulang (readmission rate) sebesar 23% pada populasi risiko tinggi di wilayah pedesaan Gemolong dan sekitarnya.
Rentetan Prestasi Tak Terbendung
Lolosnya HEBAT ke ajang APHAH 2026 bukanlah kebetulan. Inovasi ini memiliki rekam jejak prestasi yang impresif sejak diluncurkan. Setelah menyabet gelar juara di Sragen Award 2024, HEBAT terus melaju dengan memenangkan Persi Award 2025 kategori Corporate Social Responsibility (CSR). Bahkan, inovasi ini juga dipercaya menjadi perwakilan Indonesia di ajang IHF Award 2026.
Direktur RSUD dr. Soeratno Gemolong, Dr. dr. Kinik Darsono, MMed.Ed, FISQua menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata bahwa inovasi lokal yang lahir dari kebutuhan masyarakat pedesaan mampu memberikan solusi medis berstandar global.
“Ini adalah kebanggaan besar bagi masyarakat Sragen. Inovasi kita diakui dunia karena mampu menjawab tantangan geografis dan ekonomi melalui integrasi teknologi telemedicine serta layanan antar obat yang langsung menyentuh pintu rumah pasien,” ujarnya.
Kehadiran delegasi Sragen di Taipei diharapkan tidak hanya membawa nama harum daerah, tetapi juga membawa pulang wawasan baru untuk terus menyempurnakan sistem kesehatan di Kabupaten Sragen agar semakin inklusif dan efisien.

