rsudgemolong.com — RSUD dr. Soeratno Gemolong (RSSG) menjalin kerjasama dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dalam program Magang Hub Kemnaker, sebuah program pemagangan nasional yang dirancang untuk menjembatani dunia pendidikan dan dunia kerja bagi lulusan baru perguruan tinggi. Rumah sakit ini juga tercatat sebagai salah satu instansi yang mengikuti Batch 2 Program Magang Hub Kemnaker.

Pada Senin, 24 November 2025, sebanyak 59 peserta magang diterima dan akan menjalani pemagangan di berbagai unit layanan yang ada di RSSG. Program pemagangan ini berlangsung selama 6 (enam) bulan, terhitung mulai 24 November 2025 hingga 23 Mei 2026.

Program Magang Hub Kemnaker merupakan inisiatif Kemnaker untuk memberikan pengalaman kerja nyata melalui proyek riil, pelatihan intensif bersama mentor profesional, serta dukungan berupa uang saku, jaminan sosial, dan sertifikat resmi.

Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi lulusan baru agar siap memasuki dunia industri, sekaligus memperkuat hubungan antara lembaga pendidikan dan dunia kerja melalui konsep link and match.

Direktur RSSG, Dr. dr. Kinik Darsono, M.Pd.Ked, menyambut baik kerjasama ini dan menegaskan bahwa rumah sakit siap menjadi tempat belajar sekaligus ruang kontribusi bagi generasi muda.

“Kami bangga menjadi bagian dari program Magang Hub Kemnaker. Kehadiran peserta magang ini bukan hanya menambah energi baru di lingkungan rumah sakit, tetapi juga menjadi sarana transfer ilmu dan pengalaman kerja yang nyata. Kami berkomitmen memberikan pendampingan terbaik agar peserta siap terjun ke dunia profesional,” ujarnya.

Sebanyak 59 peserta tersebut akan ditempatkan di berbagai bidang, antara lain staf administrasi, apoteker, perekam medis, teknisi bank darah, pranata laboratorium kesehatan, radiografer, perawat, humas, content creator, serta programmer.

Sebelum diterjunkan ke unit-unit pelayanan, peserta magang mengikuti program orientasi selama dua hari, mulai 24 hingga 25 November 2025. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan lingkungan rumah sakit, budaya kerja, serta standar pelayanan kesehatan yang harus dipahami seluruh peserta.

dr. Kinik menegaskan bahwa orientasi ini merupakan langkah penting sebelum peserta magang berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap peserta benar-benar siap. Rumah sakit adalah lingkungan yang mengutamakan keselamatan, ketepatan, dan empati. Melalui orientasi ini, mereka dibekali fondasi yang kuat sebelum terjun ke unit pelayanan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dr. Kinik menambahkan bahwa kehadiran peserta magang membawa manfaat ganda, baik bagi rumah sakit maupun masyarakat.

“Melalui program ini, kami dapat memperkuat kualitas pelayanan, memperkaya inovasi, serta meningkatkan pemanfaatan teknologi di berbagai lini. Pada akhirnya, masyarakat akan merasakan dampak positif dari pelayanan yang semakin responsif dan profesional,” jelasnya.

Kerjasama antara RSUD dr. Soeratno Gemolong dan Kemnaker ini diharapkan mampu mencetak tenaga kerja muda yang kompeten, berdaya saing, dan memiliki pengalaman kerja nyata.

Dengan dimulainya kolaborasi ini, RSUD Gemolong terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas SDM kesehatan sekaligus memperkuat ekosistem pembelajaran di dunia kerja demi pelayanan terbaik bagi masyarakat Sragen dan sekitarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *