rsudgemolong.com – RSUD dr. Soeratno Gemolong (RSSG) Kabupaten Sragen kembali sukses mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional sekaligus mengukuhkan posisinya di kancah internasional. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sragen ini secara resmi ditetapkan sebagai pemenang utama penghargaan nasional bergengsi Prominent Awards 2026 untuk kategori “Excellence in Rural Health Equity” pada malam penganugerahan yang berlangsung di Grand Studio Metro TV, Jakarta, Rabu (23/9).
Ajang Prominent Awards 2026 yang mengusung tema “Indonesia Berdaya” ini sangat eksklusif dan selektif, di mana panitia membatasi penerima penghargaan hanya untuk 18 hingga 24 korporasi serta eksekutif terbaik di seluruh Indonesia melalui penilaian ketat Dewan Juri nasional seperti Arief Suditomo (Direktur Utama Metro TV) dan Prof. Dr. Martani Huseini DEA (Guru Besar Universitas Indonesia), Ir. Yuana Sutyowati MM (Mantan Deputi Kementerian Koperasi), Prof. Dr. Istianingsih, dan Mayjen (Pur) Dr. Susilo Adhi Purwantoro.
Sejak ajang Prominent Awards pertama kali digelar pada tahun 2023 hingga saat ini, belum pernah ada satu pun RSUD di seluruh Indonesia yang berhasil menembus penilaian ketat juri. RSSG memecahkan rekor tersebut dan menjadi RSUD pertama sekaligus satu-satunya di Indonesia yang sukses memboyong piala prestisius ini di tengah ketatnya persaingan nasional.
Apresiasi berskala nasional dari Metro TV ini diberikan atas dampak nyata program HEBAT (Home Care, Telemedicine, Sobat/Sahabat Antar Obat) yang disokong penuh oleh ekosistem digital berbasis Kecerdasan Buatan (AI) dari sistem AISHA (Artificial Intelligence Support for Hospital Acceleration). Keamanan klinis, rehabilitasi, dan nutrisi pelayanan dijamin oleh deretan fitur mutakhir AISHA yang dintegrasikan kedalam program HEBAT, diantaranya fitur latihan mandiri stroke berbasis AI untuk memandu pemulihan motorik pasien di rumah, AI Drug-Interaction Checker untuk mendeteksi efek samping pencampuran obat secara real-time, serta AI Food Checker untuk memastikan kesesuaian dan keamanan gizi pasien. Sinergi cerdas tersebut terbukti memotong waktu tunggu konvensional hingga 75%, membebaskan biaya transportasi pasien menjadi gratis, sekaligus melambungkan indeks kepercayaan masyarakat dengan raihan skor kepuasan BPJS Kesehatan yang melesat sempurna ke angka 5.0/5.0 dan Google Rating dari 1.3 menjadi 4.7/5.0 Perpaduan teknologi digital canggih dan ketulusan layanan bergerak ini dinilai sukses meruntuhkan batasan jarak dan biaya bagi kelompok rentan di wilayah pedesaan Sragen.
Sebelum mengamankan trofi Prominent Awards 2026, program andalan HEBAT di Juni 2026 yang lalu, juga telah mencatatkan prestasi gemilang di tingkat internasional. Inovasi pelayanan pedesaan RSSG ini sukses menembus seleksi ketat panel pakar global dan lolos dalam forum ilmiah regional The 1st Asia Pacific Hospital at Home (APHAH) Congress 2026 di Taipei, Taiwan untuk dipaparkan secara langsung karena terbukti efektif memangkas angka rawat inap ulang pasien pedesaan.
Lompatan ke Panggung Dunia dan Pengakuan Stanford Medicine
Keberhasilan di tingkat nasional ini menjadi batu pijakan kokoh bagi RSSG untuk membawa inovasi daerah menuju kompetisi global. Saat ini, RSSG tengah bersiap mewakili Indonesia setelah resmi diumumkan lolos sebagai Finalis Utama dunia pada 4 kategori sekaligus dalam ajang bergengsi 49th IHF World Hospital Congress 2026 yang akan digelar pada 19–22 Oktober 2026 di Seoul, Korea Selatan.
Keberhasilan luar biasa menembus kompetisi dunia di bawah naungan IHF (International Hospital Federation) ini diraih setelah RSSG sukses menyabet predikat Juara 1 Kategori Corporate Social Responsibility (CSR) dan meraih penghargaan tertinggi Excellence Award pada ajang nasional PERSI Award 2025. Rekam jejak emas sebagai jawara nasional bentukan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) tersebut menjadi batu pijakan mutlak bagi RSSG hingga resmi mengantongi tiket representasi tunggal nasional ke tingkat dunia.
Di kancah internasional tersebut, RSSG akan bersaing sejajar dengan rumah sakit elite dunia. Pada kategori Dr Kwang-Tae Kim Grand Hospital Award (Penghargaan Tertinggi Rumah Sakit Dunia), RSSG akan menghadapi raksasa medis global seperti Waldkliniken Eisenberg (Jerman), SEHA Virtual Hospital (Arab Saudi) sebagai pelopor RS virtual terbesar di Timur Tengah, dan Sahlgrenska University Hospital (Swedia).
Sementara itu, inovasi berbasis kecerdasan buatan RSSG, yaitu AISHA (Artificial Intelligence Support for Hospital Acceleration), juga sukses mencetak prestasi langka dengan meraih Pengakuan Khusus dan Undangan Langsung dari lembaga medis terkemuka dunia, Stanford Medicine. AISHA terpilih menjadi finalis dunia pada ajang i-to-i Innovation Hub setelah menyisihkan berbagai inovasi global di hadapan panel 23 juri internasional dari 16 negara. Di klaster Keselamatan Pasien, AISHA akan menantang Singapore General Hospital (SGH) yang merupakan RS terbaik di Asia Tenggara, serta Severance Hospital di Seoul, Korea Selatan.
Direktur RSUD dr. Soeratno Gemolong, Dr. dr. Kinik Darsono, M.Med.Ed., C.Med., FISQua., FCHMC, mengungkapkan bahwa sinergi antara AISHA yang memperkuat sistem internal rumah sakit dan HEBAT yang menjangkau pasien di luar gedung adalah kunci transformasi ini. “Penghargaan Prominent Awards dari Metro TV dan pengakuan dari kompetisi dunia APHAH, IHF serta Stanford Medicine membuktikan bahwa rumah sakit daerah di tingkat kecamatan pun mampu melahirkan inovasi pelayanan publik berkelas dunia jika dikelola dengan hati dan teknologi tepat guna,” tegas dr. Kinik.
Prosesi penyerahan piala Prominent Awards 2026 di Jakarta dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sragen bersama Tim HEBAT dan jajaran manajemen rumah sakit, serta akan disiarkan secara nasional melalui stasiun televisi Metro TV pada tanggal 26 September 2026 pukul 21.00 WIB. Momentum ini sekaligus menjadi simbol kesiapan Kabupaten Sragen untuk membawa nama Indonesia bertarung di final dunia di Seoul, Korea Selatan, bulan depan.
By: IW

